Indramayu, (30/07/2025) – Upaya pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Indramayu terus digencarkan, salah satunya melalui observasi rutin di fasilitas publik dan pendidikan. petugas Puskesmas Plumbon bekerja sama dengan Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) MAN 1 Indramayu melaksanakan observasi kebersihan toilet di lingkungan MAN 1 Indramayu. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan tidak ada sarang nyamuk Aedes Aegypti, pembawa virus DBD, yang berkembang biak di area-area lembap tersebut.

Observasi berfokus pada toilet siswa putra dan putri, serta toilet guru dan karyawan. Empat orang petugas yang menjadi observer dari Puskesmas Plumbon didampingi langsung oleh Iis Istiqomah, S.Kom.I sebagai Pembina UKS MAN 1 Indramayu, menyisir setiap sudut toilet, memeriksa bak penampungan air, saluran pembuangan, hingga genangan air kecil yang mungkin luput dari perhatian.

Tarsih, salah satu Petugas Puskesmas Plumbon menyampaikan, toilet merupakan salah satu area yang rawan menjadi tempat perindukan nyamuk Aedes Aegypti jika kebersihannya tidak terjaga dengan baik.

“Kelembapan dan potensi genangan air di toilet sangat ideal bagi nyamuk untuk bertelur. Oleh karena itu, melakukan kegiatan 3M+ rutin seperti sangat penting untuk memutus mata rantai penyebaran DBD,” jelasnya.

Selama observasi, tim menemukan beberapa hal yang menjadi perhatian, seperti beberapa pot tanaman diarea terbuka yang berpotensi menjadi tempat genangan air hujan, dan galon tidak terpakai di gudang yang terkena rembesan air hujan berpotensi untuk tempat berkembang biaknya nyamuk. Pembina UKS MAN 1 Indramayu segera mencatat temuan-temuan tersebut dan berkoordinasi dengan pihak kebersihan sekolah untuk segera menindaklanjuti.

Drs. Wahyudin, M.Ag selaku Kepala Madrasah, menyambut baik kolaborasi ini, dan menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Puskesmas Plumbon karena kolaborasi ini merupakan wujud perhatian pihak Puskesmas kepada MAN 1 Indramayu.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan dari Puskesmas Plumbon. Kegiatan observasi ini menjadi pengingat bagi kami untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan sekolah, khususnya toilet. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama demi kesehatan seluruh warga MAN 1 Indramayu.” ujarnya.

Iis menyatakan bahwa observasi kebersihan lingkungan madrasah khususnya toilet sangat penting dilaksanakan sehingga membantu memberikan kenyamanan bagi siswa dalam belajar.

Selain observasi fisik, petugas Puskesmas Plumbon juga memberikan edukasi singkat pentingnya menjaga kebersihan toilet dan mengenali ciri-ciri nyamuk Aedes Aegypti, serta pihak Puskesmas  menekankan pentingnya gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup, Mendaur ulang, serta Plus tindakan lain seperti menaburkan larvasida dan memelihara ikan pemakan jentik) untuk mencegah perkembangbiakan jentik nyamuk Aedes Aegypti.

Diharapkan, dengan adanya observasi berkala dan kesadaran bersama dari seluruh warga madrasah, MAN 1 Indramayu dapat terhindar dari ancaman DBD dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat dan nyaman.

 

Iis Istiqomah